Teman saya ada yang bilang gini sebelum saya beli novelnya.
“Ayo cepetan fet, baca novelnya, dijamin terharu and senyum2 sendiri, jadi pengen..he2“
Alhamdulillah akhirnya bisa juga dapat novelnya walaupun nitip dibeliin..he2. makasih
Adik saya juga bilang:“ Wah, mbak kayaknya kita harus beli semuanya nih, coz investasi masa depan..“. Absolutely, sekarang lagi nyari2 nih, takutnya dah ga cetak ulang lagi, kan susah nyarinya. Apalagi yang “Ayat-Ayat Cinta“, katanya mau dibikin 7 versi atau berapa gitu.. Sebenarnya, saya bukan pecinta novel, AAC novel 1 saya, itu juga setelah diceritain sama teman SMA saya selama 2 jam lebih kalau ga salah. Saya sampai baca novelnya 2x, wah besok kalau beli, bisa 3x nih..coz saya belum punya.he2. Oh ya, versi layar lebarnya katanya tayang 19 Desember, wah pasti penonton membludak tuh. Moga aja tidak mengecewakan, coz banyak film yang tidak sebagus novelnya. Katanya gitu..
Subhanallah. Tapi memang bener kata Kang Abik, di buku Fenomena AAC, kita terbiasa disuguhi novel yang kurang membangun jiwa, jadinya ya kita kurang termotivasi. Karya2nya Kang Abik, insya allah di setiap kejadian atau peristiwa selalu ada yang bisa diambil hikmahnya. Makanya sebaiknya punya, kurang puas kalau cuma pinjam dari teman. He2. But, it’s okay
Di novel ini, banyak sekali dijelaskan ttg kaidah2 fiqih, hadist dan juga kitab2nya. Ada penjelasan ttg syarat nikah yang diajukan dari pihak perempuan, tawadhu’ plus contohnya dari zaman Rasulullah sampai bangsa Indonesia sekarang ini, ilmu titen, apakah itu bid’ah atau bukan, etc. Saya coba tuliskan beberapa ya:
- Belajarlah untuk memaafkan. Maaf mampu membuka belenggu sakit hati, menyingkirkan kebencian dan memaafkan adalah kekuatan yang sanggup menghancurkan rasa mementingkan diri sendiri
- Sekotor-kotornya manusia dan sejahat-jahatnya manusia, pintu ampunan Allah terbuka lebar. (Ingat ceritanya Zumrah??)
- Jodoh, rizki juga kematian sudah ada yang mengatur. Allahu a’lam. Jika jodoh tak ada yang bisa menolak, jika tak jodoh tak ada yang bisa mempertemukan
- Sejarah mencatat bahwa prestasi2 besar dilahirkan oleh mereka yang hampir tak punya waktu untuk istirahat. Hari adalah kumpulan waktu dan waktu adalah modal paling berharga yang dimiliki umat manusia. ( wah, kamu kebanyakan istirahat fet!!)
- Man atsbata li nafsihi tawadhuan fahuwa al mutakabbir haqqan!
Û Siapa yang yakin bahwa dirinya merasa tawadhu’ maka berarti dia benar-benar telah takabbur. Tuk lebih detailnya, baca sendiri ya..ga ada ruginya kok
- Ingat waktu keluarganya Azzam belanja di pasar Klewer? Azzam menengahi ibunya dan Tika, penjual baju di pasar dengan mengatakan Rasulullah suka pada penjual yang mempermudah dan pembeli yang mempermudah. Akhirnya dapat kortingan 5 ribu lagi. Alhamdulillah. Wah..kayaknya perlu dicoba nih? He2
- Berbicaralah yang sopan dan halus. (waktu Azzam mengendarai mobil dan mau menabrak tukang becak itu lho..). Butuh komunitas nih. Di saat ada yang keceplosan bicara yang kurang enak didengar, yang lain mengingatkan. Ingetin saya ya teman-teman?
- Banyak senyum bikin awet muda lho..
- Ingat! Tuhan menciptakan telinga 2 dan mulut 1. Apa artinya?? Kita harus lebih banyak mendengar daripada bicara, apalagi bentak2. tuh fet!!
- Tuk ilmu titen, Husna menjelaskan panjang lebar di bab 17, tidak semuanya bid’ah, banyak juga yang bisa dijelaskan secara ilmiah. Subhanallah..iya juga ya. Jadi tidak boleh tergesa2 menghukumi sesuatu.
- Imam Abu Hanifah itu bisnisman and ulama lho..
- Jika mimpi tak bermakna mungkin karena dosa-dosa yang menggunung, keikhlasan yang kurang dan hati yang tak bening.
- Vince Lombard: Once you learn to quit, it becomes a habit.
Û Sekali saja kamu belajar untuk berputus asa maka akan menjadi kebiasaan. Dengerin Fety!!!
- HIV dan AIDS beda lho? Ada yang mau berbagi informasi??
Azzam?? Pemuda berkarakter yang ulet dan kerja keras
Anna??Subhanallah.. Ratunya bidadari yang memuji asma Allah
Eliana?? Furqan?? Husna?? Wah banyak tokohnya..
Jadi, akhirnya Azzam sama siapa hayo??
Baca ya!! Ga bakal rugi!! Insya allah bermanfaat!!
0 comments:
Post a Comment